
“Dikerjai” Cinta
December 11, 2010Akhirnya bisa nulis lagi. Setelah absen karena begitu banyaknya pekerjaan didunia nyata, maka dunia maya terbengkalai. Tapi lega karena bisa nulis lagi dan curhat lagi dengan tulisan ini karena beberapa waktu ini kegalauan sedang menyerang, jadi mungkin tulisan kali ini sedikit menggambarkan bagaimana perasaan saya saat ini.
Apa yang dikerjakan CINTA? Sebuah sesembahan baru sekarang ini. Apa yang kita lihat, dengar, dan rasakan sekarang adalah teriakan-teriakan lantang, tamparan-tamparan keras bagaimana cinta itu disembah, diagung-agungkan, dan dipuja selayaknya dewa yang menguasai semua bidang. Bahkan para sastrawan yang paling andal hingga anak-anak semua membicarakan cinta seakan cinta adalah sesuatu yang paling murni.
Saya tidak habis pikir, mengapa kekuatan cinta begitu dahsyat. Mengapa dengan cinta kita dapat merasakan kekuatan dan kebahagiaan? Mengapa juga kita dapat merasakan sakit dan nyeri yang tiada tara saat cinta tiba-tiba berkhianat? Dan yang paling lucu dari itu semua, mengapa kita masih juga dapat menikmati setiap sakit yang ia berikan, mengapa kita masih dapat bahagia dengan segala kesengsaraan yang ia hadapkan, dan mengapa kita masih dapat tertawa diantara kepahitan yang ia suguhkan. Setidaknya hal itu terjadi terhadap saya sekarang ini. Bahkan otak dan logika saya yang saya andalkan, masih bertekuk lutut dan menyerah tanpa syarat dengan segala perasaan yang saya rasakan sekarang ini.
Saya menyebut hal itu tidak normal, namun semua itu berjalan selayaknya sesuatu yang normal. Saya disesatkan, namun juga diberi petunjuk. Saya hancurkan, namun juga dibangun. Saya dibuang, namun juga diperhatikan. Ternyata hanya perasaan yang tidak dapat dikendalikan oleh logika. Bagaimana hebatnya logika tersebut berjalan.
Kemudian ada lagi pertanyaan di kepala saya. Apa perbedaan antara SUKA dan CINTA? Saya bertanya kepada beberapa teman, tidak ada yang memberikan saya gambaran dan jawaban yang jelas. Semua berbelit dan abstrak bagai kedua kata tersebut di dalam kepala. Tidak ada kata-kata yang sanggup mendefinisikan arti suatu kata. Betapa congkaknya kata tersebut.
Namun yang saya yakin dan saya pahami, cinta itu adalah sesuatu yang penting. Bahkan ketika dihadapan pencipta kita, hanya cinta yang dapat menggambarkan apa yang kita maksud. Dan cinta yang utuh tanpa cacat adalah cinta Allah swt terhadap setiap ciptaan-Nya.